BEKASI,KHABARINVEST – Pasar aset kripto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif seiring bertambahnya pilihan instrumen investasi bagi para penggiat aset digital. Berdasarkan pengumuman resmi dari sejumlah Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) terdaftar di Indonesia, seperti Tokocrypto dan INDODAX, beberapa proyek kripto dan pasangan perdagangan (trading pair) baru telah resmi dihadirkan untuk pengguna lokal.
Penambahan opsi perdagangan ini telah melalui proses kurasi serta mengacu pada daftar aset kripto yang legal ditransaksikan sesuai ketentuan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Daftar Token Perdagangan Baru
Ekspansi Tokenized Stocks: Tokocrypto juga memperluas lini produk dengan menghadirkan 22 tokenized stocks saham perusahaan teknologi global (seperti Alphabet, Microsoft, dan Meta) serta indeks ETF S&P 500.
Tether Gold (XAUt): Token berbasis emas digital ini resmi dihadirkan di Tokocrypto untuk memberikan opsi lindung nilai (hedging) berbasis aset fisik kepada investor lokal.
Katana Network (KAT): Proyek infrastruktur blockchain baru yang memfokuskan pada efisiensi transaksi dan ekosistem terdesentralisasi.
Perluasan Pair TON (The Open Network): Mendukung pertumbuhan ekosistem Telegram, platform lokal menambahkan pasangan perdagangan baru seperti TON/IDR dan TON/USD1 guna memudahkan transaksi langsung tanpa perlu konversi rumit.
Imbauan Kepolisian & Bappebti untuk Investor
Seiring bertambahnya token baru di bursa lokal, regulator dan pengamat pasar terus mengingatkan para investor untuk selalu menerapkan prinsip keselamatan dalam berinvestasi:
Waspadai Penipuan & Pumping: Hati-hati terhadap penawaran token ilegal di luar bursa resmi atau tautan phishing yang mengatasnamakan bursa kripto terkemuka.
Gunakan Bursa Terdaftar: Pastikan selalu bertransaksi di platform yang sudah mengantongi izin dan terdaftar resmi di Bappebti.
Riset Mandiri (Do Your Own Research): Jangan mudah tergiur oleh rumor listing atau lonjakan harga sesaat tanpa memahami utilitas dan fundamental proyek.
PENULIS JIMMY
REDAKSI KHABARINVEST
BACA JUGA > Bitcoin Tembus Rp1,4 Miliar Hari Ini, Ahli Analisis Harganya Bakal Bikin Jantungan di 2030!
















