JAKARTA,KHABARINVEST – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia bersiap mengawal masuknya aliran modal jumbo ke Tanah Air melalui perhelatan global bertajuk New Asia Forum (NAF). Forum investasi internasional ini dijadwalkan akan diluncurkan secara perdana di Bali pada 3–4 Desember 2026 mendatang.
Dalam edisi perdananya, New Asia Forum membidik target investasi global yang fantastis ke kawasan Asia Baru, yakni mencapai 30 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Angka tersebut setara dengan sekitar Rp536,52 triliun (dengan asumsi kurs Rp17.884 per dolar AS).
Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa forum ini dirancang khusus untuk menjadi gerbang global yang menghubungkan modal jangka panjang dengan berbagai proyek strategis, kemitraan, serta para pembuat kebijakan.
“Sebagai investor berdaulat Indonesia dan mitra pendiri forum ini, Danantara Indonesia mengundang para mitra untuk bersama-sama membuka peluang ini demi nilai jangka panjang,” ujar Rosan dalam keterangannya, dikutip Jumat (10/10/2026).
Rosan menilai bahwa pusat gravitasi ekonomi dunia saat ini tengah bergeser. Meskipun kawasan Asia-Pasifik telah menghasilkan hampir 60 persen dari pertumbuhan ekonomi global berdasarkan data IMF 2025, porsi penyerapan modal internasional jangka panjang di kawasan ini masih tergolong rendah. Kehadiran New Asia Forum diharapkan mampu menjembatani kesenjangan tersebut.
Berbeda dari konferensi tradisional pada umumnya, New Asia Forum difokuskan pada kesiapan transaksi, penempatan modal, serta eksekusi nyata. Target investasi sebesar Rp536 triliun itu akan dikejar melalui serangkaian peluang siap investasi (ready-to-invest) yang terkurasi ketat di delapan sektor strategis, meliputi:
- Sumber Daya Strategis dan Hilirisasi (Downstreaming)
- Energi dan Tenaga Listrik
- Mobilitas dan Manufaktur Canggih
- Infrastruktur Digital dan AI
- Pangan dan Agribisnis
- Perdagangan dan Konektivitas
- Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Pendidikan dan Modal Manusia
Selain itu, forum eksklusif berbasis undangan ini rencananya akan dihadiri oleh lebih dari 1.000 pemimpin dunia, yang mencakup kepala negara, menteri, investor berdaulat, serta CEO global, dengan menghadirkan lebih dari 100 pembicara dalam 40 sesi diskusi.
Tidak hanya berhenti pada seremoni penandatanganan, New Asia Forum juga berkomitmen untuk terus memantau realisasi komitmen dan kemajuan investasi dari satu edisi ke edisi berikutnya guna memastikan tercapainya akuntabilitas dan kemitraan yang berkelanjutan.














