Screenshot-2026-08-26-221622

Di Tengah Aksi Pelepasan Portofolio Asing, Modal Besar Mengalir Masuk ke Saham BCA

Ilustrasi Saham BBCA, KhabarInvest.com
banner 120x600

JAKARTA, KhabarInvest — Di tengah gelombang pelepasan portofolio oleh pemodal asing di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) justru mencatatkan pergerakan berlawanan arah. Pada perdagangan Jumat (28/8/2026), saham bank swasta terbesar di Indonesia ini memimpin daftar saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing.

Berdasarkan data pasar reguler, pemodal asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) pada saham BBCA mencapai Rp322,5 miliar. Selain BBCA, arus modal masuk juga menyasar saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net buy Rp267,5 miliar serta PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp109,5 miliar.

banner 325x300

Aksi borong saham BBCA ini terjadi saat pasar secara umum mengalami tekanan, di mana investor asing secara keseluruhan mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp482,2 miliar di seluruh pasar BEI pada hari yang sama. Akibatnya, akumulasi net sell asing sepanjang tahun berjalan (year-to-date) membengkak menjadi Rp70,3 triliun.

Secara fundamental, kinerja keuangan BCA tetap ditopang oleh profitabilitas yang solid. Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, BBCA membukukan laba bersih (secara bank only) sebesar Rp35,3 triliun atau tumbuh 2% secara tahunan (year-on-year). Khusus pada Juli 2026 saja, laba bersih tercatat mencapai Rp5,1 triliun, tumbuh 5% dibanding Juli tahun lalu atau naik 12% dibanding bulan sebelumnya (month-on-month).

Atas capaian tersebut, MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi Buy untuk saham BBCA dengan target harga di level Rp8.700 per saham.

BACA JUGA > Pasar Uang Menggeliat, Bank Indonesia Tampung Rp24 Triliun dari Lelang SRBI

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *