JAKARTA.KHABARNET — Sejarah baru resmi tercipta di panggung keuangan nasional. Mahkamah Agung (MA) secara resmi melantik Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk masa jabatan periode 2026–2031. Pelantikan ini menegaskan posisi Destry sebagai perempuan pertama yang berhasil menduduki kursi tertinggi sebagai bos bank sentral di Indonesia.
Pengangkatan Destry Damayanti yang menggantikan posisi kepemimpinan sebelumnya resmi disahkan berdasar Keputusan Presiden (Keppres). Pengucapan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung di Jakarta. Sebelum resmi menjabat posisi puncak ini, Destry tercatat memiliki rekam jejak panjang di sektor makroekonomi dan perbankan, termasuk menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI.
BACA JUGA > Siap-Siap Cuan Jumbo! 4 Saham Lokal Ini Diproyeksi Melonjak Tajam di September 2026
Fokus Utama Jaga Stabilitas Rupiah
Usai dilantik, fokus utama kepemimpinan Gubernur BI baru ini langsung tertuju pada penguatan stabilitas nilai tukar Rupiah serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ancaman ketidakpastian ekonomi global. Langkah strategis seperti penguatan integrasi transaksi digital (QRIS) dan inovasi kebijakan moneter akan tetap menjadi pilar prioritas selama masa jabatannya.
Selain rekam jejak kariernya di dunia keuangan, sorotan publik juga tertuju pada laporan LHKPN terbaru yang mencatatkan total aset dan harta kekayaan Destry Damayanti. Dengan penetapan resmi ini, susunan Dewan Gubernur BI siap menahkodai kebijakan moneter dan sistem pembayaran nasional hingga lima tahun ke depan.
PENULIS PUTRA UTOMO
EDITOR DEYYA
















